CRAVITY telah kembali dengan EP [sonorous]. CRAVITY, yang secara bertahap memperluas cakupan pertumbuhannya melalui performa dan kerja sama tim yang solid, telah mengolah emosi tentang kegoyahan, kerinduan, dan pemulihan dengan bahasa mereka sendiri. EP kali ini adalah album di mana kesembilan anggota yang berdiri di atas waktu tersebut menyatukan suara yang berbeda-beda untuk menciptakan resonansi yang lebih besar. Sejauh mana suara ini dapat menyebar, CRAVITY saat ini memberikan jawabannya sendiri.
Sembilan gelombang bertemu, menjadi satu resonansi
Judul [sonorous] memiliki arti 'bergema dengan dalam dan kaya, atau membahana'. Lebih jauh lagi, album ini menjadikan 'resonansi (resonance)' sebagai kata kunci utamanya. Sebuah kisah tentang bagaimana resonansi yang besar baru akan lahir ketika gelombang yang berbeda saling berbenturan dan bertumpuk. Dalam album ini, CRAVITY tampil sebagai orang-orang yang menciptakan resonansi tersebut.
Mereka tidak menganggap kegoyahan sebagai ketidaksempurnaan. Sebuah sikap bahwa tidak apa-apa jika sedikit goyah, dan tidak apa-apa jika terus berubah. Sebuah harapan agar gelombang yang berbeda saling bersentuhan untuk menciptakan resonansi yang lebih besar, dan resonansi yang dimulai seperti itu tidak berhenti menyebar hingga menjadi penggerak bagi orang lain. [sonorous] dimulai dari keyakinan ini. Ini adalah titik yang menunjukkan bahwa CRAVITY, yang telah menyanyikan tentang pertumbuhan sejak debut mereka, kini telah mencapai tahap memperluas resonansi mereka lebih jauh dengan menjadikan kegoyahan sekalipun sebagai bahan musik mereka.