Wonho menunjukkan lapisan emosi yang menjadi lebih dalam.
Album kali ini melangkah lebih jauh daripada sekadar menonjolkan citra atau performa yang kuat. Mulai dari cangkang yang dibuat untuk menyembunyikan luka, perisai yang dibangun untuk melindungi diri, hingga perasaan yang sebenarnya yang akhirnya terungkap melalui celah tersebut. [CORE] mengikuti aliran emosi tersebut dan memantulkan dengan tenang hal-hal yang telah lama tersimpan di dalam diri Wonho.
EP kali ini menunjukkan dengan jelas arah mana yang sedang ditempuh oleh Wonho saat ini. Selama ini, musik dan panggung Wonho memiliki kekuatan yang mampu menarik perhatian secara instan. Performanya selalu padat, begitu pula vokal dan nuansanya yang memiliki karakteristik tersendiri yang jelas. Namun, [CORE] tidak berhenti pada pengulangan kesan yang sudah dikenal tersebut. Kali ini, alih-alih mendorong lebih kuat, ia mengalihkan pandangan pada emosi yang tersisa di balik kekuatan tersebut. Oleh karena itu, album ini meninggalkan kesan yang lebih lama daripada kemegahannya, dan menyentuh hati lebih dalam daripada intensitasnya.
Alur utama dari album ini juga sangat jelas. Kata kunci 'RAW', 'SHELL', dan 'CRACK' secara berurutan mengikuti sisi dalam yang terluka, perisai yang dibuat untuk melindungi diri, dan retakan yang muncul pada perisai tersebut. Ini bukanlah kisah tentang seseorang yang benar-benar kokoh, melainkan kisah tentang seseorang yang terguncang, bertahan, dan kembali melihat ke dalam dirinya. Proses tersebut tidak dikemas dengan rumit. Sebaliknya, dengan menunjukkan emosinya tanpa tersembunyi, hal itu membuat sosok Wonho saat ini menjadi lebih nyata.